Gol Fantastis Bek AC Milan ke Gawang Inter: Mexes 'Terbang' Saat Menendang
Betting Online Terpercaya - AC Milan menaklukkan Inter Milan dalam laga pra-musim bertajuk International Champions Cup 2015, Sabtu (25/7/2015).
Philippe Mexes menjadi pahlawan kemenangan Rossoneri dalam derbi AC Milan yang berlangsung di Shenzhen City Stadium, China, lewat gol spektakuler pada menit ke-62.
Ini menjadi hasil yang positif bagi Milan dalam persiapan menghadapi Serie-A musim 2015-16, setelah mereka sempat menelan kekalahan dari Lyon pada 19 Juli.
Sedangkan bagi Internazionale, kekalahan ini merupakan yang kedua setelah pada Selasa (21/7), pasukan Roberto Mancini pun menyerah dengan skor serupa dari raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen, di Shanghai Stadium, Shanghai.
Secara keseluruhan, AC Milan bermain lebih agresif dari rival sekotanya tersebut. Padahal, pelatih Sinisa Mihajlovic tak menurunkan skuad terbaiknya di paruh pertama.
Setelah jeda, AC Milan menurunkan beberapa pemain yang diprediksi akan menjadi pilihan utama pada kompetisi resmi. Dua striker baru, Luiz Adriano dan Carlos Bacca, diturunkan bersamaan pada menit ke-61 oleh pelatih Sinisa Mihajlovic.
Hasilnya sangat positif. Alur serangan Milan kian menakutkan dan kerab memberikan ancaman ke daerah pertahanan Inter. Gol pun tercipta pada menit ke-62 lewat aksi fantastis Mexes ketika menyambut umpan tendangan pojok yang dilakukan Giacomo Bonaventura.Mexes, yang berdiri di depan kotak penalti, melakukan aksi terbang untuk menyambut umpan. Bola yang melesak kencang hasil tendangan kaki kanannya mendarat di pojok kanan atas gawang Inter.
Saat pertandingan tersisa dua menit, Milan harus bermain dengan 10 orang. Antonio Nocerino diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang baru Inter, Geoffrey Kondogbia. Beruntung bagi AC Milan, lawannya tak bisa mencetak gol balasan sehingga skor 1-0 bertahan hingga usai.
Selanjutnya, Inter akan menghadapi Real Madrid pada 27 Juli dan tiga hari berselang giliran Milan yang bertemu raksasa Liga Spanyol tersebut. Mereka bertarung di turnamen serupa.
Philippe Mexes menjadi pahlawan kemenangan Rossoneri dalam derbi AC Milan yang berlangsung di Shenzhen City Stadium, China, lewat gol spektakuler pada menit ke-62.
Ini menjadi hasil yang positif bagi Milan dalam persiapan menghadapi Serie-A musim 2015-16, setelah mereka sempat menelan kekalahan dari Lyon pada 19 Juli.
Sedangkan bagi Internazionale, kekalahan ini merupakan yang kedua setelah pada Selasa (21/7), pasukan Roberto Mancini pun menyerah dengan skor serupa dari raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen, di Shanghai Stadium, Shanghai.
Secara keseluruhan, AC Milan bermain lebih agresif dari rival sekotanya tersebut. Padahal, pelatih Sinisa Mihajlovic tak menurunkan skuad terbaiknya di paruh pertama.
Setelah jeda, AC Milan menurunkan beberapa pemain yang diprediksi akan menjadi pilihan utama pada kompetisi resmi. Dua striker baru, Luiz Adriano dan Carlos Bacca, diturunkan bersamaan pada menit ke-61 oleh pelatih Sinisa Mihajlovic.
Hasilnya sangat positif. Alur serangan Milan kian menakutkan dan kerab memberikan ancaman ke daerah pertahanan Inter. Gol pun tercipta pada menit ke-62 lewat aksi fantastis Mexes ketika menyambut umpan tendangan pojok yang dilakukan Giacomo Bonaventura.Mexes, yang berdiri di depan kotak penalti, melakukan aksi terbang untuk menyambut umpan. Bola yang melesak kencang hasil tendangan kaki kanannya mendarat di pojok kanan atas gawang Inter.
Saat pertandingan tersisa dua menit, Milan harus bermain dengan 10 orang. Antonio Nocerino diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang baru Inter, Geoffrey Kondogbia. Beruntung bagi AC Milan, lawannya tak bisa mencetak gol balasan sehingga skor 1-0 bertahan hingga usai.
Selanjutnya, Inter akan menghadapi Real Madrid pada 27 Juli dan tiga hari berselang giliran Milan yang bertemu raksasa Liga Spanyol tersebut. Mereka bertarung di turnamen serupa.
Emirates Cup: Arsenal Pesta Gol ke Gawang Lyon
Betting Online Terpercaya - Arsenal menang telak pada laga perdana ajang pramusim Emirates Cup. Mereka menggasak tamunya, Olympique Lyon dengan skor 5-0.
Bertanding di Emirates Stadium, Sabtu, 26 Juli 2015, The Gunnerslangsung unggul empat gol di babak pertama. Olivier Giroud memecah kebuntuan ketika laga baru berjalan 29 menit.
Ox Chamberlain lalu menggandakan skor di menit 34 setelah bekerja sama dengan Giroud. Hanya semenit berselang, Alex Iwobi mencetak gol ketiga buat tim asuhan Arsene Wenger.
Menit 38, Aaron Ramsey yang mencatatkan namanya di papan skor. Kedudukan 4-0 bagi Arsenal bertahan sampai turun minum.
Di babak kedua, Arsenal tak mengendurkan serangan. Sedangkan Lyon juga belum sanggup bangkit. Alhasil, dua gol tambahan kembali bersarang melalui Mesut Oezil di menit 62 dan Sant Cazorla di menit 85. Pertandingan ditutup dalam kedudukan 6-0 buat kubu Meriam London.
Pada pertandingan sebelumnya, Wolfsburg ditekuk oleh Villarreal dengan skor tipis 1-2. Dua gol tim berjuluk 'Kapal Selam Kuning' dihasilkan Mario Gaspar dan Nahue; Leiva. Sedangkan satu-satunya balasan Die Wolfe datang dari Ivan Perisic.
Luis Suarez Empati pada Nasib 2 Pemain Baru Barca
Betting Online Terpercaya - Nasib dua penggawa anyar Barcelona, Aleix Vidal dan Arda Turan, mendapat empati dari Luis Suarez. Suarez paham betul kedua rekannya tengah mengalami situasi yang cukup rumit, karena belum bisa membela Barcelona hingga Januari 2016 mendatang.
Vidal dan Turan belum bisa memperkuat Barcelona dalam pertandingan resmi, akibat sanksi yang diterima Los Blaugranasterkait transfer pemain di bawah umur.
Suarez mengutarakan rasa empatinya kepada Vidal dan Turan, karena dia pernah merasakan hal yang sama. Penyerang berpaspor Uruguay ini juga harus bersabar untuk bisa tampil membela Barca, akibat sanksi yang diterimanya saat membela Uruguay di Piala Dunia 2014 lalu.
Pemain 28 tahun ini menerima sanksi tak boleh bermain selama 4 bulan, usai aksinya menggigit bahu bek Italia, Giorgio Chiellini, dalam laga fase grup Piala Dunia 2014.
Ditransfer Barcelona, Juli 2014, Suarez baru melakoni laga debutnya pada Oktober 2014, usai menjalani masa hukumannya. Hal ini yang jadi dasar empati Suarez terhadap dua rekannya tersebut.
"Ini situasi aneh bagi mereka. Mereka terus berlatih tetapi mtak bisa bermain di pertandingan resmi. Ini rumit bagi mereka, tapi mereka juga tahu harus menunggu hingga Januari," kata Suarez
"Mereka harus menunggu selama beberapa waktu. Jadi sekarang mereka hanya bisa beradaptasi dengan tim, bergabung dengan pelatihan dan itu memberikan kontribusi tambahan. Saya pikir itu baik dilakukan sebelum mereka datang bermain di pertandingan resmi," imbuhnya.
Agen: Benzema Takkan ke Mana-mana
Betting Online Terpercaya - Masa depan Karim Benzema di Real Madrid tengah kencang dispekulasikan. Meski ada ketertarikan klub-klub lain padanya, Benzema dipastikan tak akan meninggalkan Real Madrid.
Adalah ketertarikan Manchester United dan Arsenal yang mendasari munculnya rumor soal Benzema bakal hengkang dari Madrid. MU memang disebut-sebut tengah mencari striker guna menggantikan Robin van Persie yang hengkang.
Sementara Arsenal memang sudah lama dikabarkan tertarik mendatangkan pemain asal Prancis. Apalagi faktor Arsene Wenger sebagai manajer The Gunners, yang juga asal Prancis, akan jadi daya tarik untuk Benzema.
Posisi Benzema di Madrid sendiri boleh jadi terancam dengan keinginan Rafael Benitez memainkan Gareth Bale di posisi striker tengah, pos yang jadi milik Benzema selama ini.
Menyikapi rumor tersebut, Benzema melalui agennya, Karim Djaziri, memastikan bahwa kliennya itu bakal bertahan di Madrid musim depan.
"Karim sangat bahagia di Real Madrid dan 1.000 persen, dia masih jadi pemain Real Madrid di akhir bursa transfer ini," ujar Djaziri seperti dikutip Soccerway.
"Karim tidak ingin pindah ke klub manapun musim panas ini," lanjutnya.
Sejak bergabung dari Lyon tahun 2009, Benzema sudah mencetak lebih dari 100 gol untuk Madrid.
Barca Risaukan Eksodus Pemain ke Premier League
Betting Online Terpercaya - Dalam beberapa musim terakhir pemain-pemain terbaik dunia terus berdatangan ke La Liga Primera. Namun kondisi keuangan klub-klub Inggris yang terus membaik bisa membuat Premier League jadi magnet yang mendorong eksodus pemain dari Spanyol.
Kedatangan Gareth Bale, Neymar dan yang terakhir Luis Suarez sejatinya menunjukkan kalau Spanyol masih menjadi kompetisi paling menarik di tanah Eropa. Namun arus perpindahan pemain diprediksi akan mengarah ke Premier League dalam beberapa musim ke depan.
Dasarnya adalah kesepakatan baru hak siar Premier League yang tercapai beberapa bulan lalu dengan nilai 5,1 miliar poundsterling. Deal tersebut akan memberi masukan besar bagi keuangan klub, yang pada akhirnya mendorong klub-klub untuk meningkatkan gaji dan uang transfer.
"Kami akan melawan Premier League. Kami ingin memiliki pemain-pemain terbaik di kompetisi kami," ucap Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, saat ditanya soal ancaman pemain-pemain top di Liga Spanyol pindah ke Inggris.
Dilanjutkan Bartomeu, peningkatan nilai jual hak siar di Inggris adalah contoh yang harus diikuti kompetisi lain di Eropa. Dia tak menyangkal kalau Premier League adalah kompetisi domestik terbaik saat ini.
"Benar kalau Premier League sekarang adalah kompetisi liga terbaik di dunia, bukan hanya dalam lingkup olahraga tapi juga soal pendapatan. Kontrak baru hak siar televisi Premier League adalah hal yang harus diikuti liga-liga lain. Tapi tidak ada klub lain di dunia yang punya pemasukan sebesar Barcelona," lanjutnya seperti diberitakan BBC.
"Premier League adalah acuan, La Liga banyak belajar dari mereka. Kami punya aturan yang mewajibkan klub menjual seluruh hak siar televisinya bersama-sama karena kami harus mengikuti Premier League."
"Barcelona dan Real Madrid adalah klub terbesar tapi yang lainnya seperti Atletico Madrid, Valencia, Sevilla atau Athletic Bilbao juga tim besar. Kami ingin orang menyaksikan kompetisi kami, bukan cuma Premier League. Terkait persaingan antarklub, kami tau kompetisinya makin ketat. Bukan cuma dengan klub-klub Premier League tapi juga dengan Paris Saint Germain dan Bayern Munich," tuntas dia.
De Gea Bakal Siap untuk Pekan Pembuka Liga Inggris
Betting Online Terpercaya - Meski tak banyak mendapat jam terbang di sesi pramusim, David De Gea dipastikan siap untuk laga pembuka Premier League. Demi mencapai kondisi 100 persen, De Gea bakal dimainkan di laga ujicoba melawan Barcelona.
De Gea memang ikut tur pramusim Manchester United ke Amerika Serikat, namun tak sekalipun kiper asal Spanyol itu main di dua laga, lawan Club America dan San Jose Eartquakes.
Manajer MU, Louis van Gaal, lebih memilih memainkan Sam Johnstone atau Anders Lindegaard di bawah mistar gawang. Tidak bermainnya De Gea ini kemudian menambah kencang rumor bahwa dia akan hengkang ke Real Madrid.
Meski kabar itu sudah dibantah oleh Van Gaal yang menyebut De Gea mengalami cedera dan kondisinya tak fit untuk bermain.
MU sendiri masih menyisakan dua pertandingan di 'Negeri Paman Sam' dalam rangkaian International Champions Cup, yakni melawan Barcelona (25 Juli) dan Paris St-Germain (29 Juli).
Maka dari itu demi mempersiapkan kondisinya jelang laga pembuka Premier League melawan Tottenham Hotspur 8 Agustus nanti, De Gea bakal dimainkan saat MU menghadapi Barca.
"Ketika ada pemain cedera, maka yang dilakukan sama saja seperti saat musim berjalan," ujar Van Gaal diSky Sports.
"Saya memberi waktu untuk pemain itu pulih dan mengembalikan kondisi fisik mereka. Masih ada peluang dirinya akan siap untuk laga pembuka musim melawan Spurs, karena dia akan bermain besok," sambungnya.
Sudah Cukup Lama Menunggu, Kovacic Ingin Bisa Menangi Trofi di Inter
Betting online Terpercaya - Gelandang Inter Milan Mateo Kovacic berharap bisa meraih trofi. Dia berharap hal itu bisa diwujudkan mengingat kualitas skuat dinilai sudah meningkat dan pengalaman besar yang dimiliki sang pelatih, Roberto Mancini.
Inter tampil mengecewakan dalam empat musim terakhir. Mereka cuma finis di posisi 6, 9, 5, dan 8 secara berurutan dalam periode tersebut. Selama periode itu pula tak ada gelar yang dimenangi Nerazzurri.
Menyambut musim depan, langkah-langkah perbaikan berupaya dilakukan Inter. Sejauh ini sudah ada empat nama penting yang didatangkan, yakni Geoffrey Kondogbia, Joao Miranda, Jeison Murillo, dan Martin Montoya.
Inter masih belum akan berhenti memburu pemain. Ada dua nama yang saat ini sedang dikaitkan dengan mereka, yakni Stevan Jovetic dan Ivan Perisic.
Langkah-langkah yang dilakukan Inter di bursa transfer membuat Kovacic puas. Dia menilai komposisi tim saat ini meningkat secara kualitas dan bertekad membawa La Beneamata kembali ke papan atas. Satu harapan terbesarnya yang pasti adalah bisa meraih trofi pertama bersama Inter sejak bergabung pada 2013 silam.
"Ini jelas sebuah langkah maju yang besar. Akan butuh waktu dan kerja keras, karena liga di Italia sangat kompetitif dan kami telah mengubah sejumlah hal sebagai sebuah tim," kata Kovacic kepada Corriere dello Sport.
"Target kami haruslah berada di antara tiga teratas, untuk membawa Inter kembali ke Liga Champions. Kemudian kita akan lihat apa yang terjadi."Harapan saya adalah memenangi sebuah trofi bersama Inter. Saya sudah berada di sini selama dua setengah tahun dan rasanya saya sudah menunggu cukup lama," tambahnya dikutip Football Italia.
Harapan Kovacic kian besar dengan keberadaan Mancini. Pelatih yang kembali menukangi tim sejak paruh kedua musim lalu itu disebutnya punya potensi besar untuk mengembalikan Inter ke kesuksesan.
Apalagi Mancini selalu berhasil mempersembahkan titel di klub yang dilatih sebelumnya. Bersama Fiorentina dan Lazio, dia memenangi Coppa Italia. Pada periode pertamanya di Inter, dia bahkan merengkuh tigaScudetto, dua gelar Coppa Italia, dan dua trofi Piala Super Italia.
Di Inggris, Mancini memenangi Premier League dan Piala FA bersama Manchester City. Sementara dengan Galatasaray, dia berhasil mendapatkan Piala Turki.
"Mancini adalah seorang pelatih bagus dan trofi-trofinya sudah membuktikan sendiri. Dia memenangi sesuatu ke manapun dia pergi. Meski demikian, saya tidak mau mengecilkan pelatih-pelatih lainnya yang pernah bersama saya di Inter," ujar Kovacic.
"Mancini tahu kami lebih baik dan jika kami memulai tipe latihan tertentu dari bulan Juli, kami punya kesempatan lebih baik untuk menyerap gaya sepakbolanya. Kami sedang bekerja sehingga bisa memberikan yang terbaik dan menampilkan di latihan apa yang diminta."
"Saya harap Mancini bertahan dengan Inter untuk waktu yang lama dan dia bisa membantu kami memenangi sejumlah trofi," demikian dia.
Inter tampil mengecewakan dalam empat musim terakhir. Mereka cuma finis di posisi 6, 9, 5, dan 8 secara berurutan dalam periode tersebut. Selama periode itu pula tak ada gelar yang dimenangi Nerazzurri.
Menyambut musim depan, langkah-langkah perbaikan berupaya dilakukan Inter. Sejauh ini sudah ada empat nama penting yang didatangkan, yakni Geoffrey Kondogbia, Joao Miranda, Jeison Murillo, dan Martin Montoya.
Inter masih belum akan berhenti memburu pemain. Ada dua nama yang saat ini sedang dikaitkan dengan mereka, yakni Stevan Jovetic dan Ivan Perisic.
Langkah-langkah yang dilakukan Inter di bursa transfer membuat Kovacic puas. Dia menilai komposisi tim saat ini meningkat secara kualitas dan bertekad membawa La Beneamata kembali ke papan atas. Satu harapan terbesarnya yang pasti adalah bisa meraih trofi pertama bersama Inter sejak bergabung pada 2013 silam.
"Ini jelas sebuah langkah maju yang besar. Akan butuh waktu dan kerja keras, karena liga di Italia sangat kompetitif dan kami telah mengubah sejumlah hal sebagai sebuah tim," kata Kovacic kepada Corriere dello Sport.
"Target kami haruslah berada di antara tiga teratas, untuk membawa Inter kembali ke Liga Champions. Kemudian kita akan lihat apa yang terjadi."Harapan saya adalah memenangi sebuah trofi bersama Inter. Saya sudah berada di sini selama dua setengah tahun dan rasanya saya sudah menunggu cukup lama," tambahnya dikutip Football Italia.
Harapan Kovacic kian besar dengan keberadaan Mancini. Pelatih yang kembali menukangi tim sejak paruh kedua musim lalu itu disebutnya punya potensi besar untuk mengembalikan Inter ke kesuksesan.
Apalagi Mancini selalu berhasil mempersembahkan titel di klub yang dilatih sebelumnya. Bersama Fiorentina dan Lazio, dia memenangi Coppa Italia. Pada periode pertamanya di Inter, dia bahkan merengkuh tigaScudetto, dua gelar Coppa Italia, dan dua trofi Piala Super Italia.
Di Inggris, Mancini memenangi Premier League dan Piala FA bersama Manchester City. Sementara dengan Galatasaray, dia berhasil mendapatkan Piala Turki.
"Mancini adalah seorang pelatih bagus dan trofi-trofinya sudah membuktikan sendiri. Dia memenangi sesuatu ke manapun dia pergi. Meski demikian, saya tidak mau mengecilkan pelatih-pelatih lainnya yang pernah bersama saya di Inter," ujar Kovacic.
"Mancini tahu kami lebih baik dan jika kami memulai tipe latihan tertentu dari bulan Juli, kami punya kesempatan lebih baik untuk menyerap gaya sepakbolanya. Kami sedang bekerja sehingga bisa memberikan yang terbaik dan menampilkan di latihan apa yang diminta."
"Saya harap Mancini bertahan dengan Inter untuk waktu yang lama dan dia bisa membantu kami memenangi sejumlah trofi," demikian dia.
Benitez Indikasikan Navas Jadi Kiper Utama Madrid Musim Depan Mohammad Resha Pratama
Betting Online Terpercaya - Siapa yang bakal jadi kiper utama Real Madrid musim depan mulai sedikit terkuak. Ini setelah sang pelatih, Rafael Benitez, mengutarakan akan menomorsatukan Keylor Navas ketimbang Kiko Casilla.
Setelah Iker Casillas dijual ke FC Porto, Madrid kini harus mencari siapa pengganti Casillas sebagai penjaga gawang utamanya. Ada deputi Casillas musim lalu, Navas, plus Casilla yang baru didatangkan dari Espanyol.
Navas sendiri punya "start" lebih baik ketimbang Casilla, mengingat kiper asal Kosta Rika itu sudah dimainkan di dua laga pramusim Madrid di Australia. Terakhir Navas main bagus saat Los Blancos menang 4-1 atas Manchester City sore WIB tadi.
Performa oke Navas itu kemudian mendapat sanjungan dari Benitez, yang lantas mengindikasikan pemain 28 tahun itu bakal jadi pilihan utamanya ketimbang Casilla.
"Saya pikir Navas bisa jadi starter. Benar kalau kami ingin memberinya kesempatan bermain dan membuktikan diri. Ternyata dia tampil bagus," ujar Benitez di Soccerway.
Meski sudah punya dua kiper yang sama-sama oke, namun Madrid tetap saja dikait-kaitkan dengan kiper Manchester United, David De Gea. Namun, hampir dipastikan kalau De Gea sepertinya tidak akan berseragam Madrid musim depan.
"Saya hanya butuh satu kiper di setiap pertandingan, dan selama saya sudah punya satu kiper bagus itu, saya sudah puas," sambungnya.
Setelah Iker Casillas dijual ke FC Porto, Madrid kini harus mencari siapa pengganti Casillas sebagai penjaga gawang utamanya. Ada deputi Casillas musim lalu, Navas, plus Casilla yang baru didatangkan dari Espanyol.
Navas sendiri punya "start" lebih baik ketimbang Casilla, mengingat kiper asal Kosta Rika itu sudah dimainkan di dua laga pramusim Madrid di Australia. Terakhir Navas main bagus saat Los Blancos menang 4-1 atas Manchester City sore WIB tadi.
Performa oke Navas itu kemudian mendapat sanjungan dari Benitez, yang lantas mengindikasikan pemain 28 tahun itu bakal jadi pilihan utamanya ketimbang Casilla.
"Saya pikir Navas bisa jadi starter. Benar kalau kami ingin memberinya kesempatan bermain dan membuktikan diri. Ternyata dia tampil bagus," ujar Benitez di Soccerway.
Meski sudah punya dua kiper yang sama-sama oke, namun Madrid tetap saja dikait-kaitkan dengan kiper Manchester United, David De Gea. Namun, hampir dipastikan kalau De Gea sepertinya tidak akan berseragam Madrid musim depan.
"Saya hanya butuh satu kiper di setiap pertandingan, dan selama saya sudah punya satu kiper bagus itu, saya sudah puas," sambungnya.





